Roro-Fitria


COBROTAN.COM - Roro Fitria mengaku sempat kena santet. Hal itu terjadi lantaran wanita asal Yogyakarta sempat lalai menjalani ritual keagamaan di waktu-waktu yang sudah ditentukan. Menurut Roro, bila ia lupa meakukan ritual, ilmu hitam dengan mudah akan menyerang dirinya. Sehingga ia bisa terkena santet.

"Aku di santet orang, keluar darah dari tangan. Ada di YouTube Roro Fitria kena santet,” ujar Roro Fitria ditemui di kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).

Baca :Akting Film Hollywood, Kualitas Bahasa Inggris Cynthiara Alona Dicemooh

Biasanya, waktu-waktu yang tepat untuk melakukan ritual mengikuti tanggalan Jawa. Salah satunya ketika pergantian tahun baru di Jawa, yang biasa disebut dengan malam satu suro.
Bisa Komunikasi dengan Mahluk Gaib

Di saat itulah, Roro Fitria akan meluangkan waktunya khusus untuk melakukan ritual.

"Berdasarkan kalender Jawa kuno jadi malam Jumat kliwon, Selasa kliwon, malam Jumat legi, malam kelahiran dan juga malam satu suro. Dimana energi puncak tertinggi itu terdapat di malam satu suro," tuturnya.

Apa Benar Roro Fitria Terkena Serangan Santet ?

Roro-Fitria


COBROTAN.COM - Roro Fitria mengaku sempat kena santet. Hal itu terjadi lantaran wanita asal Yogyakarta sempat lalai menjalani ritual keagamaan di waktu-waktu yang sudah ditentukan. Menurut Roro, bila ia lupa meakukan ritual, ilmu hitam dengan mudah akan menyerang dirinya. Sehingga ia bisa terkena santet.

"Aku di santet orang, keluar darah dari tangan. Ada di YouTube Roro Fitria kena santet,” ujar Roro Fitria ditemui di kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).

Baca :Akting Film Hollywood, Kualitas Bahasa Inggris Cynthiara Alona Dicemooh

Biasanya, waktu-waktu yang tepat untuk melakukan ritual mengikuti tanggalan Jawa. Salah satunya ketika pergantian tahun baru di Jawa, yang biasa disebut dengan malam satu suro.
Bisa Komunikasi dengan Mahluk Gaib

Di saat itulah, Roro Fitria akan meluangkan waktunya khusus untuk melakukan ritual.

"Berdasarkan kalender Jawa kuno jadi malam Jumat kliwon, Selasa kliwon, malam Jumat legi, malam kelahiran dan juga malam satu suro. Dimana energi puncak tertinggi itu terdapat di malam satu suro," tuturnya.

Tidak ada komentar